Fakta-Fakta Mengenai Serangan Jepang ke Pearl Harbour


  1. Serangan terhadap Pearl Harbor dilakukan pada 7 Desember 1941
  2. Walaupun serangan cukup sukses dalam menghancurkan kapal-kapal induk AS, namun Jepang tidak menyerang dan menghabiskan kapal-kapal selam Amerika karena mereka mengganggap itu tidak penting.Sayangnya keputusan itu ternyata salah, dimana kapal-kapal selam Amerika lah yang sangat berjasa dalam memutus import ekspor subsidi ke Jepang (kapal-kapal selam AS menembaki kapal-kapal yang menuju Jepang).
  3. Kesuksesan Serangan terhadap Pearl Harbor mengejutkan bukan hanya dari pihak Amerika, namun juga mengejutkan pihak Jepang.
  4. Sebenarnya radar di Pearl Harbor sudah mengetahui bahwa ada sekawanan formasi udara yang sangat besar yang sedang mendekati Pearl Harbor, namun petugas lapangan yang melapor kepada atasan menyalahartikan formasi itu sebagai pesawat B-17 Amerika yang dijadwalkan untuk memang datang ke Pearl Harbor.
  5. Jepang menyerang dengan total 6 Carrier dan 423 pesawat.
  6. Salah satu admiral Amerika berkata, “Dengan mengeyampingkan kelicikan Jepang karena menyerang secara tiba–tiba, Jepang telah melakukan pekerjaan yang sangat hebat dan sukses.”
  7. Perlu diketahui bahwa sebelum serangan dilakukan, Jepang menipu Amerika dengan berkata bahwa mereka tertarik dengan perdamaian.
  8. Serangan hari itu dilakukan pada hari minggu pagi, karena hari Minggu pagi itu jugalah yang menyebabkan banyak prajurit Amerika masih sedang terlelap di tidurnya dan tidak siaga.
  9. Pada hari minggu itu, parahnya lagi, Admiral US Husband Kimmel, dan Jendral Walter Short sedang diliburkan dari tugasnya.
  10. Sehari setelah serangan dilakukan, yakni pada 8 Desember 1941, Voting dilakukan oleh kongres Amerika dengan hasil semua anggota kongres menyatakan setuju untuk perang dengan Jepang, dan hanya ada satu suara yang tidak setuju untuk melakukan perang terhadap Jepang, orang tersebut adalah Jeannette Rankin of Montana, orang yang sama juga voting agar Amerika tidak ikut campur tangan dalam Perang Dunia I.
  11. Sebenarnya US sudah merasa bahwa Jepang ada kemungkinan akan menyerang US setelah sekian lama bersitegang masalah embargo minyak. Namun, Amerika tidak menyangka bahwa Pearl Harbor akan dijadikan sasaran, Amerika merasa bahwa Jepang pasti akan mengincar Filipina terlebih dahulu.
  12. Serangan dilakukan dalam 2 gelombang. Gelombang pertama targetnya adalah Battleship (kapal induk), dan pesawat. Gelombang kedua targetnya adalah kapal dan fasilitas dermaga lainnya.
  13. Jepang sebenarnya ingin melakukan serangan gelombang ke 3. Namun Jepang tidak jadi melakukannya karena mereka mempertimbangkan beberapa factor. Faktor – faktor tersebut adalah :- Sudah tidak ada surprise karena AS sudah tahu bahwa mereka sedang diserang.

    – Kemampuan Anti Airgun AS meningkat jauh sewaktu gelombang kedua ketimbang serangan ketika gelombang pertama. Ketika gelombang pertama kapal jepang yang jatuh hanya 6 buah, namun ketika gelombang kedua pesawat Jepang jatuh hingga 23 buah. Meningkat lebih dari 100 persen.

    – Proses bolak-balik untuk gelombang ke 3 membuat kemungkinan Amerika bisa menyerang kapal induk Jepang karena pesawat-pesawat Amerika yang di darat masih ada.

  14. Serangan berhenti pada pukul 9.45 pagi waktu setempat.
  15. Jepang mengira serangan terhadap Pearl Harbor akan membuat AS jatuh dan tidak bisa berbicara banyak di PD 2, namun ternyata serangan tersebut malah membuat warga Amerika bahu-membahu untuk membalas Jepang dan berujung pada kehancuran Jepang.
  16. Pearl Harbor dan kekuatan AL Amerika berfungsi kembali secara maksimal hanya dalam tempo 60 hari, tidak sesuai dengan perkiraan Jepang dimana perkiraannya, AL Amerika akan lumpuh hingga 6 sampai 8 bulan.
  17. Ketika serangan dilakukan, Pearl Harbor benar-benar sangat tidak siap. Pesawat dibiarkan terbuka tanpa perlindungan dan berdekat-dekatan sehingga sulit untuk diterbangkan.Senjata Anti Aircraft di kapal pun semuanya dibiarkan tidak siap dan tanpa amunisi. Ditambah serangan dilakukan minggu pagi dimana banyak prajurit yang masih tidur, serangan menjadi sangat-sangat sukses.
  18. Dorrie Miller, merupakan orang kulit hitam pertama di Amerika yang mendapat penghargaan Navy Cross. Ia sendiri merupakan seorang koki di Navy AS, ketika serangan terjadi ia pergi ke dek dan meskipun tidak pernah memegang senjata sebelumnya, ia langsung menuju senjata anti aircraft Browning dan menembak jatuh hingga 2 pesawat Jepang.

Penangkapan Bendahara JAT, Nyali Densus Dipertanyakan?


SOLO (voa-islam.com) – Nyali Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali dipertanyakan. Setidak-tidaknya nyali itu dipertontonkan Densus saat penangkapan Joko Daryono, Aminul Mal (Bendahara) Jama’ah Anshorut Tauhid pusat.

Di lingkungan setempat, pria berusia 42 tahun yang akrab disapa Pak Joko atau Ustadz Thoyyib ini dikenal sebagai sosok biasa saja, sedangkan hubungan dengan masyarakat sangat baik. Salah seorang warga setempat, Sehono (25), mengatakan, Joko Daryono juga diketahui sering menjadi imam di Masjid Al-Hikmah di desa setempat.

Maka seorang sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya, mengaku, kaget ketika sekitar sepuluh anggota densus secara tiba-tiba datang ke tempat itu dan menggerebek rumah tersebut. Ia mengaku heran dan tidak menyangka dengan penangkapan tersebut.

….Pak Joko atau Ustadz Thoyyib ini dikenal sebagai sosok biasa saja,  hubungan dengan masyarakat sangat baik. Ia sering menjadi imam di Masjid Al-Hikmah. Warga  kaget, heran dan tidak menyangka dengan penangkapan tersebut…..

Menurut keterangan dari keluarga serta saksi-saksi yang melihat langsung peristiwa penggrebegan, Joko ditangkap di rumahnya, RT 03 RW 01, Dukuh Ngemplak, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (18/11/2010).

Warga merasa heran, untuk menangkap satu orang warga sipil yang tidak membawa senjata apapun, kenapa Densus harus mengerahkan puluhan personil bersenjata lengkap? Perilaku tak berperikemanusiaan pun dilakukan terhadap satu orang warga sipil yang tak berdaya itu. Teknisnya penangkapannya pun memakai gaya lama, tanpa disertai surat penangkapan. Surat Penangkapan terhadap aktivis Muslim yang diduga teroris baru diserahkan kepada pihak keluarga beberapa hari kemudian.

Pasca penangkapan Joko, anggota Densus 88 masih mendatangi rumahnya, sehingga pihak keluarga dan masyarakat bertanya-tanya, apa lagi yang dicari Densus 88? Padahal orang yang mereka duga teroris sudah mereka tangkap.

Dengan gaya koboinya, anggota Densus menakut-nakuti semua orang yang ada disekitar rumah tersebut. Dari rumah Joko, Densus hendak membawa sebuah brankas besi, tapi dicegah oleh Bu Eli, istri Joko sambil berkata, “Sudah pak, daripada kecewa, brankas itu tidak ada apa-apanya, itu punya Farouk anak saya. Kalau tidak percaya buka saja!”

Suasana pun makin tegang. Pihak keluarga melarang brankas dibawa Densus, sementara Densus masih mencurigainya sebagai alat bukti terorisme. Mau membuka di tempat, Densus nampak ragu. Maka Densus tersebut balik bertanya dengan nada emosi, “Mana Farouk?”

….Kepada bocah yang masih ingusan itu, Densus minta tolong agar membuka brankas tersebut. Padahal di dalamnya hanya ada mainan anak-anak.  Tak ada bom, bahan peledak, alarm atau remote bom seperti yang ditakutkan…..

Farouk, bocah kecil yang tidak tahu apa-apa itu pun menghadap Densus. Kepada bocah yang masih ingusan itu, Densus minta tolong agar membuka brankas tersebut. Dengan sangat ketakutan, anak kecil yang sangat polos itu kemudian maju dan membuka brankas besi itu dengan menggunakan kode nomor kunci. Dan benar saja di dalamnya hanya ada mainan anak-anak.  Tak ada bom, bahan peledak, alarm atau remote bom seperti yang ditakutkan.

“Ah, Densus! Gayanya segede gajah, tapi nyalinya sekecil semut,” ketus seorang warga mendengar kisah penggerebegan aktivis Muslim yang diduga teroris.

voa-islam.net/news/indonesia/2010/11/20/11922/penangkapan-bendahara-jat-nyali-densus-dipertanyakan/

Misteri Hisapan Ombak aneh Parangtritis Dibuktikan Secara Ilmiah


Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan.

Kepala Laboratorium Geospasial Parangtritis I Nyoman Sukmantalya mengatakan, sampai sekarang informasi mengenai rip current amat minim. Akibatnya, masyarakat masih sering mengaitkan peristiwa hilangnya korban di pantai selatan DI Yogyakarta dengan hal-hal yang berbau mistis. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut.

Arus balik merupakan aliran air gelombang datang yang membentur pantai dan kembali lagi ke laut. Arus itu bisa menjadi amat kuat karena biasanya merupakan akumulasi dari pertemuan dua atau lebih gelombang datang.

“Bisa dibayangkan kekuatan seret arus balik beberapa kali lebih kuat dari terpaan ombak datang. Wisatawan yang tidak waspada dapat dengan mudah hanyut,” demikian papar Nyoman.

Celakanya, arus balik terjadi begitu cepat, bahkan dalam hitungan detik. Arus itu juga bukan hanya berlangsung di satu tempat, melainkan berganti-ganti lokasi sesuai dengan arah datangnya gelombang yang juga menyesuaikan dengan arah embusan angin dari laut menuju darat.

Nyoman melanjutkan, korban mudah terseret arus balik karena berada terlalu jauh dari bibir pantai. Ketika korban diterjang arus balik, posisinya akan mudah labil karena kakinya tidak memijak pantai dengan kuat.

“Karena terseret tiba-tiba dan tidak bisa berpegangan pada apa pun, korban menjadi mudah panik, dan tenggelam karena kelelahan,” lanjutnya.

Staf Ahli Pusat Studi Bencana Universitas Gadjah Mada, Djati Mardianto, mengatakan, apabila korban tetap tenang saat terseret arus, besar kemungkinan baginya untuk kembali ke permukaan. “Karena arus berputar di dasar laut sehingga materi di bawah bisa naik lagi,” ujar Djati.

Setelah mengapung, korban bisa berenang ke tepi laut, atau membiarkan diri terhempas ke pantai oleh gelombang datang lain. Setidak-tidaknya, korban memiliki kesempatan untuk melambaikan tangan atau berteriak minta tolong.

Bagaimana dengan korban hilang? Djati mengatakan, hal itu dapat terjadi apabila korban terlalu kuat melawan arus saat berada di dalam air sehingga urung mengapung.

Sebaliknya, korban akan semakin jauh terseret arus bawah laut dan bisa tersangkut karang atau masuk ke dalam patahan yang berjarak sekitar satu kilometer dari bibir pantai.

Di dasar patahan yang kedalamannya mencapai ratusan meter itu, korban akan semakin sulit bergerak karena ia bercampur dengan aneka materi padat yang terkandung dalam arus.

Korban akan diperlakukan sama seperti material, yakni diendapkan. Korban baru bisa kembali terangkat ke permukaan jika ada arus lain yang mengangkat sedimen dari dasar laut. Namun, ia mengatakan, biasanya hal itu butuh waktu lama.

Meski sulit diperkirakan kedatangannya, arus balik sebenarnya bisa dikenali. Menurut Nyoman, permukaan arus balik terlihat lebih tenang daripada gelombang datang yang berbuih. Selain itu, arus balik biasa terjadi di ujung-ujung cekungan pantai dan warnanya keruh karena membawa banyak materi padat dari pantai.

Masalahnya, banyak wisatawan justru senang bermain di pantai yang tenang karena dianggap lebih aman. “Padahal, lokasi tersebut amat berbahaya,” kata Nyoman.

Sejauh ini, cara terbaik untuk mengurangi risiko bencana terseret arus di pantai adalah dengan tidak bersikap nekat berenang ke tengah laut. Pengunjung harus benar-benar mematuhi rambu larangan berenang yang dipasang tim search and rescue (SAR) di sepanjang pantai.

Selain itu, kondisi cuaca juga harus dipertimbangkan. Gelombang laut akan membesar di musim penghujan karena terpengaruh angin barat. Berenang di laut pada malam hari pun sebisa mungkin dihindari karena arus balik akan menguat akibat terpengaruh pasang.

Menurut kedua pakar geomorfologi pesisir itu, tidak ada pantai di DIY yang aman. Semua memiliki potensi arus balik yang kuat. Bahkan, di sejumlah pantai di Gunung Kidul, arus balik kian diperkuat oleh buangan air sungai bawah tanah.

Pemerintah daerah juga bisa mempelajari pola-pola arus balik dengan melakukan pengamatan rutin sepanjang tahun menggunakan citra satelit beresolusi tinggi, seperti citra Quickbird dan IKONOS. Kedua satelit itu bisa merekam dengan jelas benda yang berukuran kecil hingga ukuran satu meter.

“Sejauh ini, penelitian ke arah sana baru sebatas pada skripsi mahasiswa. Belum ada penelitian yang mendalam dan menghasilkan rekomendasi kebijakan,” papar Djati.

Nyoman mengatakan, ketinggian air sepaha orang dewasa sudah cukup bagi arus balik untuk menyeret orang ke tengah laut. Paling aman, usahakan air hanya sampai ketinggian mata kaki.

Kita mungkin dapat melihat suatu arus balik dari suatu tempat yang lebih tinggi di pantai, atau dapat juga bertanya dengan penjaga pantai yang bertugas atau dengan penduduk setempat yang tahu di lokasi mana terdapat rip current.

Berdasarkan pengamatan, sifat-sifat Rip Current dapat diketahui dengan :

1. Melihat adanya perbedaan tinggi gelombang antara kiri-kanan dan antaranya. Tinggi gelombang pada bagian kiri dan kanan lebih besar dari antaranya.

2. Meletakkan benda yang dapat terapung. Bila benda tersebut terseret menuju off shore maka pada tempat tersebut terdapat Rip Current.

3. Melihat kekeruhan air yang terjadi, dimana air pada daerah surf zone tercampur dengan air dari darat. Bila terlihat air yang keruh menuju off shore, maka tempat tersebut terdapat Rip Current. Kejadian ini dapat dilihat dengan jelas dari tempat yang lebih tinggi

Tips / Cara / Usaha yang harus dilakukan bila terseret rip current, adalah sebagai berikut :

1. Jika terperangkap dalam arus seret ke tengah laut, jangan mencoba untuk berenang melawan arus (ke tepi pantai),

2. Tenanglah untuk sementara mengikuti arus. Secepat arus seret berada di luar penghalang, atau kecepatan arus melambat dan kita merasa sedikit bebas dari pergerakan air yang cepat,

3. Berenanglah ke area di sebelah kiri / kanan kita dan baru kemudian berenang kembali ke arah pantai (atau mengikuti gelombang menuju pantai). Tentu saja kita harus tetap menjaga untuk tetap berada di luar arus seret tersebut.

www.apakabardunia.com

Ruhut: Tak Merasa Bersalah, Gayus Harus Dihukum Mati!


Jakarta (voa-islam.com) – Semua orang geregetan dengan ulah Gayus Tambunan yang masih saja menyuap saat di tahanan. Termasuk Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul. Ruhut geram dan meminta agar Gayus dihukum mati saja.

“Walaupun aset sudah disita, dia bisa mengancam menyanyi kepada mafia di luar kalau dia tidak dikasih uang. Kayaknya dia tidak merasa berdosa, saya kira Gayus harus dihukum mati biar tidak melakukan perbuatannya menyuap polisi lagi,” ujar Ruhut, Sabtu (13/11/2010).

…Kayaknya dia tidak merasa berdosa, saya kira Gayus harus dihukum mati biar tidak melakukan perbuatannya menyuap polisi lagi,” ujar Ruhut…

Ruhut meminta Gayus dihukum mati bukan tanpa sebab. Ruhut tak mau Gayus melenggang bebas dari tahanan karena membeli hukum. “Apalagi saya lihat ada penilaian psikolog dia psikopat, itu kan bahaya, dia bias-bisa tidak dihukum dan bebas begitu saja,” keluh Ruhut.

Ruhut kemudian berharap Polri terus mengembangkan kasus Gayus hingga mengarah ke sejumlah oknum di luar penjara yang terus mensuplai uang kepada Gayus. Menurut Ruhut, Gayus sudah menjadi sosok yang ditakuti di kalangan mafia pajak.

“Dalam kasus ini perlu dikembangkan, jangan Gayus tambunan sudah menjadi jagoan dia sudah merasa punya ATM dimana-mana yaitu orang yang bersekongkol dengan dia dalam penggelapan pajak,” papar Ruhut.

Di internal Kepolisian, Ruhut mendorong agar terus dilakukan pembersihan. Ruhut curiga Gayus sudah menyuap sejumlah aparat Kepolisian.

“Oleh karena itu semua oknum yang terlibat dengan Gayus sampai petingginya di Kepolisian harus dihukum seberat-beratnya sampai dipecat karena sangat mencoreng citra penegakan hukum kita di tengah musibah,” pinta Ruhut.

Kepada Kapolri, Ruhut meminta terus mendorong anak buahnya mengusut kepergian Gayus ke Bali. Menurut Ruhut, hal ini sangat mencoreng citra penegakan hukum di Indonesia. “Saya yakin Kapolri tidak terlibat. Tapi saya minta Kapolri jemput bola usut ini,” pungkasnya.

Prof Achmad Ali: Gayus Memang Layak Dihukum Mati

Sementara itu, Prof Achmad Ali menilai suap menyuap sepertinya sudah menjadi ‘hobi’ Gayus Tambunan. Karena ‘hobi’ jeleknya yang merugikan ini Gayus dinilai layak dihukum mati.

“Dia ini sudah melakukan kejahatan yang berulang. Pasti ada jeratan pidana barunya. Harus dihukum berat, layak dihukum mati,” ujar pengamat hukum pidana Prof Achmad Ali dalam diskusi di Warung Daun, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (13/11/2010).

…”Orangnya ini mentalnya sudah parah, jago menyuap” ujar Prof Achmad Ali…

Bila tidak ada hukuman yang berat dan tegas, Ali khawatir kasus serupa akan terulang lagi dengan aktor yang berbeda. Selain itu tanpa hukuman berat Gayus juga bisa mengulangi lagi. “Orangnya ini mentalnya sudah parah, jago menyuap,” sambung pengajar Unhas ini.

Dari informasi yang berkembang, orang yang melakukan suap untuk keluar rutan bukan hanya Gayus. Karena itu butuh hukuman yang bisa menimbulkan efek jera.

“Sanksi untuk petugas yang terima suap juga jangan hanya sekadar dipecat tapi juga dipidanakan,” sambung Ali.

Ketua MK: Jangan Sampai Gayus Mati Kasusnya Habis

Senada dengan itu, menurut Mahfudz MD, Gayus Tambunan dinilai tak ubahnya wistle blower menyusul terungkapnya kasus suap terhadap Rutan. Karena itu keamanan dan keselamatan Gayus harus dijamin selama di dalam tahanan.

Hal tersebut dikatakan Ketua MK, Mahfudz MD, di sela diskusi radio bertajuk ‘Kejaksaan dalam Kandungan’. Diskusi berlangsung di resto Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (13/11/2010). “Gayus harus diselamatkan, jangan sampai dia meninggal lalu habis kasusnya,” kata Mahfudz.

Sebelumnya dia menyatakan apresiasi terhadap Kapolri Timur Pradopo yang telah bertindak cepat dengan menggelar penyelidikan internal. Sebab memang patut diduga ada jaringan yang lebih besar di balik praktek suap terhadap Karutan Mako Brimob, Iwan Siswanto.

“Ini harus dibongkar tuntas. Jadi bukan cuma Gayus dan petugas rutan, tetapi lebih luas lagi,” tegas Mahfudz. Bekas Menteri Pertahanan ini menyatakan harapannya kepada Kapolri Timur Pradopo. Mahfudz yakin Timur mampu melaksanakan pembersihan jajaran Polri dari ulah para oknum.

“Saya menaruh harapan besar kepada Pak Timur untuk bisa mengungkapnya. Pak Timur bukan orang dalam, jadi tidak tersandera oleh kepentingan apapun,” ujarnya.

Seperti diketahui, seorang pria yang wajah dan perawakannya sangat mirip Gayus Tambunan terlihat menonton turnamen tenis Commonwealth Bank Tournament of Champions 2010 di Nusa Dua, Bali, Jumat (12/11) pekan lalu. Pria tersebut mengenakan kacamata dan berambut tebal lurus yang diduga wig.

Belakangan terungkap, Gayus Tambunan sering tidak berada di dalam sel tahanannya di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kepada penyidik Bareskrim Mabes Polri, terdakwa kasus mafia pajak itu mengaku ‘menyetor’ Rp 50 juta sampai Rp 60 juta kepada Karutan Mako Brimob, Iwan Siswanto, untuk mendapatkan keleluasaan itu.

voa-islam.net/news/indonesia/2010/11/13/11856/ruhut-tak-merasa-bersalah-gayus-harus-dihukum-mati

Permukaan Bumi Semakin Bergerak Ke Utara


Saat Anda membaca artikel ini, permukaan bumi di bawah Anda bergerak secara perlahan-lahan menuju ke kutub utara. Menurut sejumlah ilmuwan, pergeseran ini lebih besar dibandingkan dengan yang mereka perkirakan. Akan tetapi, di luar efek minor pada satelit, tidak ada efek signifikan yang akan terasa.

Peneliti menemukan, pergeseran massa air di seluruh dunia, dikombinasikan dengan apa yang disebut dengan post-glacial rebound, telah menggeser permukaan bumi dari pusatnya sebanyak 0,035 inci atau 0,88 milimeter per tahun ke arah kutub utara.

Post-glacial rebound merupakan efek balik dari permukaan padat bumi terhadap berkurangnya gletser dan hilangnya beban berat. Dengan berkurangnya gletser pada akhir jaman es, tanah di bawah es mulai naik dan terus naik. Untuk itu, seperti sudah diperkirakan, lapisan padat di permukaan akan bergerak ke utara sebagai efek dari pusat massa planet.

Saat menghitung perubahan ini, para ilmuwan mengombinasikan data gravitasi dari NASA dan satelit German Aerospace Center Gravity Recovery and Climate Experiment (GRACE) yang mengukur pergerakan permukaan bumi lewat GPS dan model yang dikembangkan oleh Jet Propulsion Laboratory (JPL) milik NASA yang memperkirakan massa samudra di atas setiap titik di dasar samudera.

Xiaoping Wu, peneliti JPL di Pasadena, California memperkirakan, penyebab utama pergeseran permukaan bumi adalah karena melelehnya lapisan es Laurentide, yang menyelimuti sebagian besar Kanada dan bagian utara Amerika Serikat di jaman es lalu.

“Temuan baru ini ternyata jauh lebih besar dibandingkan perkiraan terdahulu yang hanya 0,019 inci atau 0,48 milimeter per tahun,” kata Wu, seperti dikutip dari Livescience, Selasa (28/9).

Meski demikian, Wu menyebutkan, pergerakan permukaan ke arah atas tidak akan mempengaruhi kehidupan di bumi. “Pergeseran itu kurang dari satu milimeter per tahun, jadi tidak berpengaruh,” kata Wu. “Beda halnya jika pergeseran mencapai 1 sentimeter. Itu akan menghadirkan perubahan yang signifikan,” ucapnya.

Walaupun pergerakan lempeng tidak mempengaruhi kehidupan manusia sehari-hari, pergeseran ini akan berpengaruh pada pelacakan satelit dan pesawat luar angkasa.

“Satelit di orbit mencatat informasi dari luar angkasa dan berkorespondensi dengan instrumen yang ada di permukaan bumi,” kata Wu. “Pergerakan ini akan berpengaruh pada bagaimana kita melacak pesawat atau satelit tersebut,” ucapnya.

Laporan terbaru seputar pergeseran permukaan bumi tersebut dibuat oleh para peneliti dari JPL, Delft University of Technology di Belanda, serta Netherlands Institute for Space Research. Hasilnya dipublikasikan pada jurnal Nature Geoscience edisi bulan ini.

www.apakabardunia.com/post/sains/permukaan-bumi-semakin-bergerak-ke-utara

Rahasia Bill Gates


William Henry Gates III atau lebih dikenal dengan nama Bill Gates dilahirkan pada 28 Oktober 1955, di Seattle, Washington. Bill Gates adalah adalah anak kedua dari tiga bersaudara.

Ayahnya William Henry Gates adalah seorang pengacara perusahaan yang punya banyak relasi di kota. Sedangkan ibunya Mary Maxwell seorang pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell dan anggota Tingkat Nasional United Way.

Bill seorang anak yang cerdas, tetapi dia terlalu penuh semangat dan cenderung sering mengalami kesulitan di sekolah. Ketika dia berumur sebelas tahun, orang tuanya memutuskan untuk membuat perubahan pada dirinya dan mengirimnya ke Lakeside School, sebuah sekolah dasar yang bergengsi khusus bagi anak laki-laki.

Di Lakeside itulah pada tahun 1968 Bill Gates untuk pertama kalinya diperkenalkan dengan dunia komputer, dalam bentuk mesin teletype yang dihubungkan dengan telepon ke sebuah komputer pembagian waktu.

Dia dengan cepat menguasai BASIC, sebuah bahasa pemograman komputer, dan bersama dengan para hacker yang belajar sendiri di Lakeside, dia melewatkan waktu ber-jam-jam menulis program, melakukan permainan, dan secara umum mempelajari banyak hal tentang komputer.

“Dia adalah seorang eksentrik,” sebagaimana salah seorang guru memberikan Gates julukan itu. Bill Gates menempuh kuliah di Harvard University di Cambridge mulai tahun 1975. Di sana ia bertemu dengan Paul Allen sewaktu sekolah bersama-sama.

Bersama Paul Allen, Bill Gates terus mengembangkan talentanya di bidang pemograman komputer. Namun, Bill gates memutuskan keluar (drop out) untuk menyumbangkan wakunya ke Microsoft.

Latar Belakang Pekerjaan

Melalui usaha kerasnya, perusahaan yang ia dirikan yang bernama Microsoft Corporation menjadi sukses dan Bill Gates melambung menjadi seorang jutawan. Di tahun 1990 Bill Gates sukses merilis sistem operasi yang sangat sukses di pasaran dunia. Namun, Bill Gates juga mendapat reputasi yang tidak baik dalam karirnya.

Tidak hanya satu kali, bahkan Bill Gates melakukan beberapa kali kesalahan dalam bisnis perangkat lunaknya. Di tahun 1990 Bill Gates mendapat tuntutan dari Departemen Keadilan Amerika Serikat dengan dakwaan Gates telah melakukan monopoli terhadap perusahaan-perusahaan kecil.

Dan sekali lagi Bill Gates tersandung oleh hukum undang-undang bisnis Amerika Serikat pada tahun 1999. Pada tahun 2000, Bill gates mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Pegawai Eksekutif dan ia memilih kembali ke profesi lamanya yang ia cintai yaitu Kepala Penelitian dan Pengembangan Perangkat Lunak di perusahaanya sendiri, Microsoft Corp.

Dan pada awal tahun 2008, Bill Gates memutuskan untuk mengundurkan diri dari manajemen Microsoft dan mengkonsentrasikan diri pada kerja kedermawanan melalui yayasan sosial yang didirikannya, yaitu Bill & Melinda Gates Foundation.

Kehidupan Pribadi

Dalam kehidupan peribadinya, Gates menikah dengan Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka mempunyai tiga orang anak, Jennifer Katherine Gates (1996), Rory John Gates (1999) dan Phoebe Adele gates (2002).

Dengan istrinya, Bill Gates telah mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation, yang merupakan sebuah Yayasan Sosial yang memperhatikan pederita AIDS, beasiswa bagi universitas-universitas dan kepedulian pada dunia ketiga.

Para kritikus mengatakan ini merupakan pembuktian terhadap kemarahan banyak orang tentang praktik monopoli, adikuasa perusahaannya dan beberapa kejahatan yang telah ia lakukan, tetapi beberapa orang yang dekat dengan Bill Gates berkata bahwa ia memang telah lama berencana untuk menyumbangkan sebagian besar hartanya.

Di tahun 1999 koran Washington Post memberitakan bahwa “Gates telah menyatakan bahwa dia memutuskan untuk menyumbangkan $5 milyar kepada organisasi mereka. Hal itu tentu tidak mengherankan karena menurut survei Majalah Forbes, Bill Gates selalu menjadi orang terkaya di dunia berturut-turut selama tahun 1996 – 2004 dengan jumlah $ 90 Milyar.

Dengan perjuangan dan tekad yang keras kini Bill Gates telah menggapai cita-citanya. Untuk mencapai kesuksesan memang diperlukan pengorbanan dan perjuangan yang berat, namun usaha keras dan sikap pantang menyerah Bill Gates telah membuahkan hasil yang dapat ia nikmati saat ini.

FAKTA – FAKTA KEKAYAAN BILL GATES

Mau tau seberapa kaya sih Bill Gates itu? Inilah Fakta-faktanya :

1. Bill Gates menghasilkan US$250 setiap detiknya, itu sekitar US$20 juta sehari dan US$7,8 milyar setahun!

2. Jika dia menjatuhkan US$1.000, dia bahkan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengambilnya kembali karena sama dengan waktu 4 detik untuk mengambil, dia sudah memperoleh penghasilan dalam jumlah yang sama.

3. Utang nasional Amerika sekitar US$5,62 trilyun, jika Bill Gates akan membayar sendiri utang itu, dia akan melunasinya dalam waktu kurang dari 10 tahun.

4. Dia dapat menyumbangkan US$15 kepada semua orang di dunia tapi tetap dapat menyisakan US$5 juta sebagai uang sakunya.

5. Michael Jordan adalah atlit yg dibayar paling mahal di Amerika. Jika dia tidak makan dan minum dan tetap membiarkan penghasilannya utuh dalam setahun sejumlah US$30 juta, dia tetap harus menunggu sampai 277 tahun agar bisa sekaya Bill Gates sekarang.

6. Jika Bill Gates adalah sebuah negara, dia akan menjadi negara terkaya sedunia nomor ke 37 atau jadi perusahaan Amerika terbesar nomor 13, bahkan melebihi IBM.

7. Jika semua uang Bill Gates ditukarkan ke dalam pecahan US$1, kita dapat menyusunnya menjadi jalan dari bumi ke bulan, 14 kali bolak balik. Tapi jalan itu harus dibuat non stop selama 1.400 tahun dan menggunakan total 713 buah pesawat Boeing 747 untuk mengangkut semua uang itu.

8. Bill Gates sekarang berumur 40 tahun. Jika kita mengasumsikan dia dapat hidup 35 tahun lagi maka dia harus membelanjakan US$6,78 juta per hari untuk menghabiskan semua uangnya sebelum dia pergi ke surga.

Sekarang secara diam – diam Bill Gates membagi rahasianya kepada salah seorang yang berasal dari Indonesia, Bill gates memberikan rahasia tentang bagaimana uang dapat diraih dari internet secara mudah, tetapi orang Indonesia itu memberikan bagaimana caranya dan metodenya di websitenya tanpa sepengetahuan Bill sendiri bertujuan untuk mengubah ekonomi bangsa Indonesia menjadi lebih maju lagi melalui internet. Jangan sia-siakan kesempatan ini.

minisite.apakabardunia.com/rahasia-bill-gates

Di Tengah Musibah Merapi, Relawan PDIP Malah Gelar Dangdutan


KLATEN (voa-islam.com) – Maksud hati menghibur korban musibah, tapi karena gegabah, malah bikin resah. Itulah yang dilakukan oleh Mega Bhakti Baguna, Badan Penanggulangan Bencana yang dikelola oleh PDI-Perjuangan kemarin.

Di hadapan seribuan orang pengungsi dari Kecamaan Kemalang, relawan Mega Bhakti Baguna menyuguhkan pertunjukan musik dangdutan di Pendopo GOR Klaten, Senin (8/11/2010). Dangdutan yang ditayangkan melalui layar lebar itu berlangsung pukul 19.30 WIB, sempat bentrok dengan relawan dan korban bencana yang sedang menggelar pengajian.

Suguhan dangdutan itu sendiri tidak menghibur masyarakat korban bencana. Sehingga banyak orang yang acuh tak acuh dengan hiburan malam itu. Di tengah-tengah berlangsungnya pertunjukan dangdut, Surti, bukan nama sebenarnya, malah asyik mengobrol dengan temannya di bagian belakang Pendopo. Surti sama sekali tidak terhibur oleh dangdutan relawan PDIP itu. “Tetap saja sedih mas, walaupun ada hiburan seperti ini”, ujar Surti polos.

Tidak hanya di luar GOR, di dalam GOR Klaten pun juga ada pertunjukan dangdut pada siang harinya. Anehnya, tak satu pun pengungsi yang mengetahui siapa koordinator dangdutan itu. Bahkan petugas berseragam Pemkab Klaten pun tak tahu-menahu siapa yang menggelar acara dangdutan yang ditampilkan melalui televisi layar lebar itu. Menurutnya, koordinatornya adalah pihak kecamatan setempat.

“Koordinator Lapangan (Korlap) yang mengurusi penerimaan dan penyaluran bantuan logistic dikelola oleh Kecamatan setempat,” kilah petugas Pemkab Klaten tersebut.

….mereka saat ini tidak butuh musik dangdutan. Dangdutan malah menambah kebisingan dan sangat mengganggu. Kebutuhan yang diharapkan para pengungsi adalah siraman rohani….

Beberapa pengungsi di lokasi itu menuturkan bahwa kebutuhan mereka saat ini tidak butuh musik dangdutan. Dangdutan malah menambah kebisingan dan sangat mengganggu. Kebutuhan yang diharapkan para pengungsi adalah siraman rohani berupa ceramah agama, Al-Qur’an serta buku wirid dan doa. Sentuhan religius itu mereka butuhkan untuk mengembalikan traumatik, mengangkat moral dan menumbugkan motivasi.

Jika kebutuhan pengungsi adalah siraman rohani sementara relawan PDIP menyuguhkan dangdutan, maka kesedihan mereka semakin berat.

voa-islam.net/news/indonesia/2010/11/09/11760/di-tengah-musibah-merapi-relawan-pdip-malah-gelar-dangdutan/